Makalah Ibnu Rusyd

ibnu rusyd
1. RIWAYAT HIDUP SINGKAT

Ibnu Rushd atau nama lengkapnya adalah Abul Wali Muhammad bin Ahmad bin Rusyd dalam bahasa latin dikenal dengan Averroes lahir di kota cordova kota pusat kemajuan pikiran dan ilmu pengetahuan di Spanyol, pada tahun 520 hijriyah(1126). Ayah dan kakeknya adalah seorang hakim agung yang disegani pada zamanya. Ia juga meneruskan keluarganya menjadi hakim yang di segani. Setelah ia menjadi hakim agung di cordova ia diangkat menjadi dokter di istana muwahidun di marakhes menjadi dokter pribadi khalifah pengganti ibnu thufail.
Namun pada saat ia bekerja di istana ia mulai ada kasak kusuk para ulama yang cemburu kepadanya akhirnya timbul fitnah, yang membuat ia di pecat dan di asingkan ke daerah Alaisano. Setelah dia asingkan ia kembali ke cordova namun dia tetap tidak diterima oleh masyarakat dan mendapat penghinaan.khalifah al- Mansyur mengmbaliakn nama baik ibnu rushd, maka ia kembali ke isatan. Namun tak lama setelah itu ia meninggal pada shafar 595 hijriyah.
2. KARYA – KARYA
1. Tahafut al-Tahafut (tahun?) tentang
2. Kulliyat fit Thib (aturan Umum Kedokteran), terdiri atas 16 jilid.
3. Mabadiul Falasifah, Pengantar Ilmu Filsafat. Buku ini terdiri dari 12 bab.
4. Tafsir Urjuza, Kitab Ilmu Pengobatan.
5. Taslul, Tentang Ilmu kalam.
6. Kasful Adillah, Sebuah buku Scholastik, buku filsafat dan agama.
7. Muwafaqatil hikmatiwal Syari’ah, persamaan filafat degan agama.
8. Bidayatul Mujtahid, perbandingan mazhab dalam fiqh dengan menyeutkan alasan-alasannya masing-masing.
9. Risalah al-kharaj (tentang perpajakan)
10. Al-Kasyf ‘an Manahij al-‘Adillah fi ‘Aqaid ahl al-Millah. Buku yang menguraikan metode-metode demonstratif yang berhubungan dengan keyakinan pemeluk agama.
11. Bidayah al-Mujtahid wa Nihayah al-Muqtashid. Buku fiqh Islam yang berisi perbandingan mazhab (aliran-aliran dalam fiqh dengan menyebutkan alasan masing-masing).
12. Fashl al-Maqal Fi Ma Baina al-Himah Wa asy-Syirah Min al-Ittishal. Buku yang menjelaskan adanya persesuaian antara filsafat dan syari’at.
13. Al-Mukhtashar al-Mustashfa fi Ushul al-Ghazali. Ringkasan atas kitab al-Mustashfa al-Ghazali.
14. Risalah al-Kharaj. Buku tentang perpajakan.
15. Kitab al-Kulliyah fi al-Thibb. Ensiklopedia kedokteran.
16. Dhaminah li Mas’alah al-‘Ilm al-Qadim. Buku apendiks mengenai ilmu qadimnya Tuhan yang terdapat dalam buku Fashl al-Maqal.
17. Al-Da’awi. Buku tentang hukum acara di pengadilan.
18. Makasih al-Mulk wa al-Murbin al-Muharramah. Buku yang berisi tentang perusahaan-perusahaan negara dan sistem-sistem ekonomi yang terlarang.
19. Durusun fi al-Fiqh. Buku yang membahas beberapa masalah fiqh.

2. AJARAN

a, Agama
Agama islam mempunyai pedoman dalam hukum islam yaitu Qur’an dan hadist. Namun ada yang bis di takwilkan ada yang lahiriyyah. Yang tidak biasa ditakwilakan harus menerima dengan sifat lahiriyah. Namun jika ditakwilkan sama seperti filsafat namun harus dengan orng –orang yang mempunyai ilmu yang tinggi.
1. Metafisika

a.Dalil wujud Allah:
Pendapat ibnu rushd berbeda dengan pendapat ulama yang lain dan juga tidak setuju dengan dalil yang biasa dikemukakan. Namun ia mempunyai alas an dengan mengantongi tiga dalil yang ia ambil dari Al-Qur’an dan memabntah semua dalil dari ulama yang lain.
b.Dalil ‘inayah (pemeliharan):
Ibnu rusyd berpendapat bahwa semua yang ada didunia ini mempunyai tujuan untuk kebaikan dan kebutuhan manusia itu sendiri. Semua yang ada di bumi juga bukan unsur kesengajaan namun sudah direncanakn .
c.Dalil Ikhtira’ (penciptaan):
semua yang ada didunia adalah sebuah karya dari ALLAH.Contohnya jika ada benda mati jika kita amati lama kelamaan maka akan timbul mahluk ini menanadakan bahwa ada ALLAH yang Maha Pencipta.
d.Dalil Gerak :
Dalil ini berasal dari Aristoteles dan ini menandakan bahwa adanya ALLAH, gerak ini tidak tetap dalam suatu keadaan, tetapi selalu berubah-ubah. Dan semua jenis gerak berakhir pada gerak pada ruang, dan gerak pada ruang berakhir pada yang bergerak pad dzatnya dengan sebab penggerak pertama yang tidak bergerak sama sekali, baik pada dzatnya maupun pada sifatnya.
e. Sifat- sifat ALLAH:
Ibnu Rusyd berpendapat adanya perbedaan alam gaib dan alam realita. Untuk mengenal sifat-sifat ALLAH menggunakan 2 cara yaitu tasybih dan tanzih( penyamaan dan pengkudusan).

2 .Manusia:
Ibnu Rusyd di pengaruhi oleh teori Aristoteles, Ibnu Rusyd membuat definisi bahwa jiwa sebagai “ kesempurnaan awal bagi jisim alami yang organis “ dan Ibnu Rusyd menjelaskan kesempurnaan jiwa dengan membag menjadi lima.Jiwa Nabati, Jiwa perasa, Jiwa khayal, Jiwa berfikir, dan Jiwa kecendrungan.

3. Kebahagiaan:
Ibnu Rusyd menolak bahwa anggapan kaum sufi, bahwa kebahagiaan seseorang dapat dicapai tanpa adanya ilmu pengetahuan. Ibnu Rusyd berpendapat bahwa sejak bayi lahir saja sudah di siap untuk menerima sebuah pengetahuan-pengetahuan umum, kesiapan ini di sebut akal aktual. Akal ini berkembang dan meningkat sampai akal itu bisa mendapatkan pancaran ilham. Akal yang sudah masuk dalam proses ini adlah akal pada tingkat kesempurnaan. Dan untuk mencapainya ialah perkambangan pengetahuan dan segala persepsi manusia.

4.Tingkat kemampuan manusia:
Tingkat kemampuan manusia terkait dengann masalah pembenaran atau pembuktian atas sesuatu yang dipengaruhi oleh kapasitas intelektualnya. Dan tingkatan ini dibagi secara burhani, jadali, dan khatibi, Karen kemampuan manusia dalam menerima kebenaran itu berbeda-beda.

5. Politik dan Akhlak :
Ibnu Rusyd mengikuti pendapat Plato, bahwa sebagai mahluk social, manusia perlu kepala pemerintahn yang didasarkan kepada kerakyatan. Dan dipegang oleh orang yang menghabiskan umurnya di dunia filsafat karena ia telah mencapai tingkat tinggi. Dan dalam pelaksanaan kekuasaan hendaknya berpijak pada keadilan yang merupakan sendinya yang esensial. Karena adil adalh produk ma’rifat dan kezaliman adalah produk kejahilan.

IV. SUMBER-SUMBER
Muhammad Iqbal, Ibnu Rusyd dan Averroisme, (Jakarta: Gaya Media Pratama, 2004) h. 21-25
Ahmad Daudy, Kuliah Filsafat Islam, ( Jakarta: Bulan Bintang, 1986) h. 161-175
Ahmad Hanafi, Pengantar filsafat islam, (Bulan Bintang: Jakarta, 1991) h.
Thawil Akhyar Dasoeki, Sebuah Kompilasi Filsafat Islam, (Semarang; Dina Utama Semarang, 1993), h.86
Mehdi Nakosteen, (2003), Kontribusi Islam atas Dunia Intelektual Barat, Surabaya: Risalah Gusti.
Encyclopedia Britannica, Islamic Philosophy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s